Umroh mandiri atau tour? Untung rugi dari pengalaman aku
Foto: Bady Abbas di Unsplash
Ringkasnya: umroh mandiri belum tentu lebih murah. Aku pilih mandiri karena bisa ibadah sesuai ritme sendiri.
Isi halaman ini:
- Untung dan risikonya umroh mandiri
- Kalau pakai tour, enaknya apa?
- Mahal mana?
- Kenapa aku tetap pilih mandiri
- Siapa yang aku pakai
- Mitos vs fakta
Untung dan risikonya umroh mandiri
Untungnya:
- Fleksibel. Pesawat, hotel, lama stay, dan jadwal ibadah kita yang atur.
- Gayanya bisa disesuaikan. Ada yang pilih pesawat biasa tapi hotel bagus, ada yang business class tapi hotel sederhana tanpa makan. Aku lihat banyak cerita begini di Threads: mereka mandiri bukan buat cari murah, tapi buat fleksibel.
- Nggak harus ikut city tour tiap hari, dan bisa stay di masjid sesuka hati.
- Kalau butuh orang lokal, bisa sewa per hari atau per jam dari operator tur, misalnya mutawif atau city tour.
Risikonya:
- Semua tanggung jawab pindah ke kita: tiket, pembatalan, hotel, transport, dokumen, kesehatan, dan nyelesaiin masalah di jalan.
- Nggak ada PIC yang otomatis bantu kalau sakit atau ada kejadian darurat.
- Secara aturan, risikonya jemaah mandiri tanggung sendiri (UU 14/2025 Pasal 96 ayat 5). Pemerintah tidak menyediakan akomodasi, konsumsi, transportasi, atau perlindungan jiwa dan kesehatan buat jemaah mandiri.
- Kalau ada force majeure, kita yang harus ngurus ke maskapai atau OTA.
Kalau pakai tour, enaknya apa?
Aku lihat jemaah Indonesia di sana kebanyakan udah lebih tua, dan mereka kelihatan nyaman pakai tour. Makan tiga kali sehari udah diatur, ada bus ke mana-mana, jadwal tiap hari udah jelas, ada mutawif, dan kalau tiba-tiba sakit ada orang yang bertanggung jawab dari A sampai Z. Kita tinggal siap finansial dan mental, sisanya bisa lepas tangan. Jadi benefit tour itu gede banget.
Mahal mana?
Dari hasil searching aku, paket tour umroh yang normal (bukan premium) sudah termasuk tiket pesawat kisarannya Rp30–40 juta. Pengeluaran kita sendiri juga sekitar Rp30 juta per orang. Sebagai pembanding, paket umroh grup Balubaid di TourGuideIn: 12 hari 10 malam (plus Thaif) Rp36,5 juta sampai Rp42,5 juta per orang, dan 9 hari 8 malam Rp37,5 juta. Rinciannya ada di halaman Rincian biaya.
Ini semua berdasarkan pengalaman aku, yang udah biasa booking apa-apa sendiri, masih aktif cari-cari info, dan udah beberapa kali traveling. Di keluargaku aku yang jadi tour leader, dan adik-adikku support banget bantu prosesnya.
Kenapa aku tetap pilih mandiri
Karena fleksibel buat ibadah. Kalau ada tempat yang agak jauh yang pengen aku kunjungi, aku bisa sewa pengalaman per hari atau per jam dari operator tur. Kalau nggak, ya fokus ibadah.
Waktu pertama kali, aku sempat mikir, bisa nggak ya. Kan biasanya denger umroh itu orang kebanyakan pakai guide. Ternyata pas dijalanin simpel: di Mekah dan Madinah fokus kita masjid, cari makan, dan istirahat di hotel. Nggak se-complicated itu di lapangan. Insyaallah next time aku lebih percaya diri dan lebih santai.
Siapa yang aku pakai
Semua aku booking sendiri. Pengecualiannya, mutawif dan city tour aku booking lewat TourGuideIn, dengan penyedia Balubaid Tour and Travel. Transfer bandara pakai Uber. Situsnya: tourguidein.com.
Mitos vs fakta
Umroh mandiri pasti lebih murah? Nggak selalu. Banyak yang mandiri buat fleksibel, bukan buat hemat.
Harus pakai travel? Nggak. Secara aturan, di Saudi dan di Indonesia umroh mandiri sudah dimungkinkan. Tapi ada waktu dan tipe orang yang lebih baik pakai travel.
Harus bisa bahasa Arab? Nggak. Di sekitar Masjidil Haram orangnya sangat beragam dari banyak negara, dan kebanyakan orang memang nggak ngobrol satu sama lain. Paling ngobrol sama penjual. Hari-harinya cuma hotel, masjid, hotel, masjid. Tapi minimal tahu salam dan sopan santun dasar dalam bahasa Arab.
Harus hotel bintang 5? Bebas. Ada hotel bintang 3 yang dekat dan nyaman. Ada juga hotel yang tertulis bintang 1 tapi baru direnovasi, harganya murah dan levelnya kayak bintang 4. Yang penting buat aku, kamarnya agak besar, karena kami berempat satu kamar, perempuan semua, dengan banyak barang dan baju. Kami rela agak jauh sedikit asal kamarnya besar dan nyaman.
Perempuan haid, trip gagal? Nggak. Ada beberapa jalan menuju umroh. Obat penunda haid bisa dicoba, tapi bisa pengaruh ke mood dan nggak ada yang pasti. Detail di halaman Kesehatan.
First timer nggak boleh mandiri? Boleh. Tour dan mutawif itu konsep yang dipakai terutama oleh negara-negara tertentu dengan jemaah yang lebih tua. Kebanyakan orang di sana umroh sendiri, karena alur umrohnya sendiri nggak sekompleks itu.
Harus punya mutawif? Nggak. Aku pakai karena pertama kali. Enaknya jalan nggak sendirian, dipandu soal sunnah dan doa-doanya, jadi nggak bingung dan lebih yakin umrohnya benar.