← Semua guide

Umroh bawa orang tua: kursi roda, hotel dekat, dan kalau hilang

Umroh bawa orang tua: kursi roda, hotel dekat, dan kalau hilang

Foto: Arum Visuals di Unsplash

Aziza Francienne
Oleh Aziza FrancienneDiperbarui 30 Oktober 2026

Ringkasnya: mamaku umur 56. Jalan 10 menit masih oke, tapi pas siang yang panas dan habis ibadah, itu capek. Saudi ramah banget buat orang tua, dengan kursi roda dan kendaraan listrik di mana-mana.

Isi halaman ini:

  1. Fasilitas yang ada
  2. Tips dari pengalamanku
  3. Kalau orang tua atau anak hilang
  4. Pertanyaan yang sering ditanya

Fasilitas yang ada

Kursi roda ada di mana-mana, dan ada jasa khusus yang bantu lansia, termasuk untuk tawaf dan sa'i. Ada juga opsi kendaraan listrik buat tawaf dan sa'i.

Harga dari sumber yang aku temukan (cek lagi di aplikasi resminya, Tanaqol):

Akses kursi roda di area tawaf bisa berbeda-beda, tergantung waktu dan kepadatan. Tanya petugas di lokasi. Dari yang aku baca, sewa kursi roda dengan petugas pendorong untuk tawaf dan sai sekitar SAR 250 (≈ Rp1,2 juta) di kondisi normal, dan naik menjelang puncak haji. Pakai petugas resmi yang berompi. Yang nggak resmi berisiko meninggalkan jamaah di tengah tawaf atau sa'i kalau ada razia askar.

Tips dari pengalamanku

Kalau orang tua atau anak hilang

Banyak yang terpisah dari keluarga di sana, jadi tahu tempat melapor itu penting. Dari yang aku temukan:

Aku nggak menemukan informasi untuk Masjid Nabawi.

Pertanyaan yang sering ditanya

Orang tua pakai kursi roda atau kendaraan listrik?

Dua-duanya ada. Kendaraan listrik satu orang mulai SAR 57,5 (≈ Rp270 ribu) untuk tawaf, dan kursi roda manual gratis di beberapa gate. Cek lagi harga di aplikasinya.

Kalau orang tua hilang?

Pastikan mereka tahu nama hotel dan bawa kartu hotel. Ada gelang pengaman gratis di Ajyad Gate 3 dan King Fahd Gate 79, dan pusat barang hilang di halaman timur dekat Perpustakaan Makkah.

Kembali ke guide inti