← Semua guide

Hal praktis saat umroh mandiri: uang, internet, aplikasi, dan bawa makanan

Hal praktis saat umroh mandiri: uang, internet, aplikasi, dan bawa makanan

Foto: Mahach Gadzhiev di Unsplash

Aziza Francienne
Oleh Aziza FrancienneDiperbarui 30 Oktober 2026

Ringkasnya: aku kurang lebih 70% pakai kartu dan 30% cash. Paket SIM 10 GB-ku habis dalam 15 hari, jadi aku harus top up. Di halaman ini ada aplikasi yang aku download, laundry, dan aturan membawa makanan dan obat ke Saudi.

Isi halaman ini:

  1. Uang
  2. Internet
  3. Aplikasi yang perlu di-download sebelum berangkat
  4. Makan
  5. Laundry
  6. Bahasa
  7. Menu favorit kami
  8. Bawa makanan & obat ke Saudi
  9. Tambahan: tarik tunai, telepon, aplikasi
  10. Kartu debit dan rekening riyal
  11. Internet: roaming atau SIM lokal
  12. Aplikasi tambahan yang berguna
  13. Pertanyaan yang sering ditanya

Uang

Aku kurang lebih 70% kartu, 30% cash. Arab Saudi ramah banget sama kartu, dan aku mostly tap Apple Pay. Cash aku pakai buat sedekah, laundry, tips, taksi tertentu, belanja kecil, dan darurat.

Cash/ATM

Aku nggak bawa cash terlalu banyak dari Indonesia karena bisa tarik di Saudi. Tapi aku nggak bisa bilang itu pasti lebih murah, soalnya tergantung bank, biaya transaksi luar negeri, biaya ATM, dan kurs. Kalau mesin ATM nawarin pilihan konversi, pilih bayar dalam SAR, bukan dikonversi ke rupiah oleh mesinnya kalau selisih kursnya jelek.

Apa itu SAR? SAR itu kode buat riyal Saudi, mata uang Arab Saudi. Di guide ini aku tulis kira-kira rupiahnya pakai kurs SAR 1 ≈ Rp4.700.

Internet

AkuAdik
JenisSIM lokal, beli di bandaraeSIM (Digitravel), beli sebelum berangkat
Harga± Rp400 ribu (10 GB, habis dalam 15 hari)± Rp170 ribu (15 hari, ± 10 GB)

Produk eSIM Digitravel yang adikku pakai ada di sini:

SIM di bandara langsung diaktifin sama petugasnya. Paket 10 GB-ku habis dalam 15 hari, jadi aku harus top up. Hotel ada Wi-Fi, dan kita mostly di hotel dan masjid.

Tips: Jangan cuma lihat jumlah GB, lihat juga masa berlakunya (validity days). Paket SIM bandaraku 10 GB dan habis dalam 15 hari, jadi harus top up.

Aplikasi yang perlu di-download sebelum berangkat

Apa itu Nusuk? Nusuk itu aplikasi dan platform resmi pemerintah Saudi buat urusan haji dan umroh, misalnya permit umroh dan booking Raudhah. Download di HP sebelum berangkat.
Apa itu Haramain? Haramain High Speed Railway itu kereta cepat yang menghubungkan Mekah, Madinah, dan Jeddah. Haramain artinya dua tanah suci, yaitu Mekah dan Madinah.

Backup buat telepon

waktu itu WhatsApp call nggak jalan normal di koneksiku, jadi aku pakai Zoom dan FaceTime. Karena kondisi jaringan bisa beda-beda, siapin satu aplikasi cadangan.

Makan

Kami nggak ambil paket makan. Sarapan kami buah, roti, susu, dan snack. Makan siang dan malam cari di sekitar Masjidil Haram, sering sharing.

Bawa dari Indonesia

rendang, bakso, nasi/nasi porang, sambal, kerupuk, snack kering. Kalau mau bawa makanan beku, dibekuin dengan bener dari Indonesia. Tapi cek dulu aturan bea cukai di bagian "Bawa makanan & obat ke Saudi" di bawah.

Apa itu ZATCA? ZATCA itu otoritas pajak dan bea cukai Saudi. Aturan barang yang boleh dan nggak boleh dibawa masuk ada di situ.

Di hotel

kettle ada (berguna buat Energen dan minuman instan), kulkas ada, microwave nggak ada. Housekeeping tiap hari.

Supermarket

gampang banget dicari di sekitar Masjidil Haram dan Nabawi. Buah, susu, roti, yoghurt, air, snack, toiletries. Aku belanja di BinDawood, di sekitar pelataran masjid.

Laundry

Gampang! Di Mekah dan Madinah banyak yang nawarin jasa pickup di depan hotel. Harga yang aku bayar: SAR 10–15 per kg (≈ Rp47–70 ribu), diambil hari ini, besoknya diantar ke hotel. Jadi nggak perlu bawa banyak baju.

Bahasa

Sehari-hari kebanyakan Arab. English ada, tapi nggak semua supir taksi atau penjual bisa English. Seru-nya, karena orang Indonesia banyak banget, ada penjual yang tahu sedikit bahasa Indonesia. Di hotel, bandara, info desk resmi, dan mall, English biasanya lebih aman.

Frasa singkat

ArabArtinya
Assalamu'alaikumSalam
SyukranTerima kasih
La, syukranNggak, terima kasih
Kam? / Bikam?Berapa? / Berapa harganya?
Ayna ...?Di mana ...?
Ila ...Ke ...
Ana min IndonesiaAku dari Indonesia
Hal yumkin ...?Bisakah / bolehkah ...?

Dan inget, Google Translate is your friend.

Yang paling sering kami makan: Al Baik dan Karak Express, karena cepat. Di Al Baik, menu favoritku udang goreng (prawn), dan aku juga suka milkshake-nya. Di Karak Express, nasi biryani-nya enak, dan ayam biasanya juga enak.

Bawa makanan & obat ke Saudi

Sebagian info di bawah dari situs pihak ketiga, jadi cek lagi di ZATCA (bea cukai) dan SFDA sebelum berangkat.

Apa itu SFDA? SFDA (Saudi Food and Drug Authority) itu otoritas obat dan makanan Saudi.

Makanan

Obat

SIM turis di bandara

Di bandara Jeddah ada counter STC, Mobily, dan Zain. Harga paket turis beda-beda, kira-kira SAR 35–150 (≈ Rp165–705 ribu), dan sering belum termasuk PPN 15%. Ada juga yang minta deposit. Punyaku (± Rp400 ribu / 10 GB) langsung diaktifin petugas di tempat. eSIM dari luar biasanya lebih murah, tapi cek masa berlakunya. Aku lupa beli di operator apa, kayaknya Zain. Adikku pakai eSIM dari Indonesia, sekitar Rp150 ribu.

Apa itu eSIM? eSIM itu SIM digital yang diaktifin lewat HP, tanpa kartu fisik. Bisa dibeli dan dipasang sebelum berangkat.
Apa itu PPN? PPN itu pajak pertambahan nilai. Di Saudi besarnya 15% dari harga.

Tambahan: tarik tunai, telepon, aplikasi

Kartu debit dan rekening riyal

Kartu debit Indonesia tetap bisa dipakai di Saudi, tapi pastikan kartunya berlogo Visa atau Mastercard, bukan GPN saja, dan aktifkan transaksi internasional. Beberapa bank (BCA, Mandiri, BRI, BNI, CIMB Niaga, Danamon) juga punya rekening valas riyal, jadi tarik tunai atau transaksi bisa lebih hemat. Kalau belum sempat tukar uang, kamu bisa tukar di money changer atau tarik dari ATM di bandara kedatangan.

Internet: roaming atau SIM lokal

Kamu nggak harus ganti SIM. Paket roaming dari operator Indonesia sudah cukup, misalnya 10 GB untuk 12 hari sekitar Rp310 ribu, atau 20 GB untuk 17 hari sekitar Rp435 ribu (contoh harga Telkomsel). Kalau butuh kuota besar atau mau lebih hemat, beli SIM lokal seperti STC, Mobily, atau Zain. Contohnya STC 20 GB untuk 2 minggu sekitar SAR 70 (≈ Rp329 ribu).

Aplikasi tambahan yang berguna

Pertanyaan yang sering ditanya

Lebih baik pakai kartu atau cash?

Aku 70% kartu (tap Apple Pay) dan 30% cash buat sedekah, taksi, laundry, tip, dan darurat.

Internet berapa GB cukup?

Paket SIM bandaraku 10 GB habis dalam 15 hari. Cek masa berlaku, bukan cuma jumlah GB.

Link download aplikasi yang aku pakai ada di Rekomendasi, tab Aplikasi.

Kembali ke guide inti