Belanja oleh-oleh di Mekah dan Madinah: tempat, harga, dan tips tawar
Foto: Jack Sparrow di Unsplash
Ringkasnya: di Mekah aku belanja di Pasar Al-Kakiyah, naik mobil sekitar 20 menit dengan ongkos SAR 30–50 (≈ Rp140–235 ribu), dan di sana grosiran murah-murah. Di Madinah pilihan paling banyak ada di area menuju Masjid Quba. Aturan mainnya sama di dua kota: makin dekat pelataran masjid, harga makin mahal, dan makin jauh makin murah.
Isi halaman ini:
- Belanja oleh-oleh di Mekah
- Belanja oleh-oleh di Madinah
- Tips
- Rekomendasi oleh-oleh yang bisa dibeli dari sini
- Pertanyaan yang sering ditanya
Belanja oleh-oleh di Mekah
Ini cuma tempat yang aku datengin. Sebenarnya di pelataran masjid banyak banget toko, tapi semakin dekat pelataran, harganya semakin mahal dibanding yang jauh.
- Pelataran Haram: banyak toko.
- Clock Tower: lebih ke parfum, baju, dan lain-lain. Di bagian bawah dasar Clock Tower juga banyak yang jualan perlengkapan.
- Pasar Al-Kakiyah: ini yang aku datengin. Naik mobil sekitar 20 menit, bayar SAR 30–50 (≈ Rp140–235 ribu). Mungkin aku dikasih harga mahal, jadi tawar dulu. Di sana yang grosiran murah-murah.
Oleh-oleh yang umum: kurma, sajadah, abaya, parfum, tasbih, dan snack.
Belanja oleh-oleh di Madinah
Yang paling banyak pilihannya ada di area menuju Masjid Quba. Caranya: dari pintu masjid, search "Masjid Quba" di Google Maps, lalu jalan kaki sekitar 15–20 menit sudah sampai area pasar. Di sana bisa nawar.
Di sekitar Masjid Nabawi juga banyak makanan, kurma, souvenir, dan supermarket.
Tips
- Tawar-menawar boleh, terutama di pasar yang agak jauh dari masjid.
- Harga makin murah kalau beli grosir.
- Bagasi bisa cepat penuh. Hitung dulu sebelum borong.
Rekomendasi oleh-oleh yang bisa dibeli dari sini
Ini oleh-oleh yang aku rekomendasikan. Harganya aku rangkum dari yang aku baca soal harga pasar, jadi anggap sebagai patokan, bukan harga pasti. Kurs: SAR 1 ≈ Rp4.700.
Kurma ajwa
Ajwa itu oleh-oleh yang paling dicari. Dari yang aku baca, ajwa yang bagus di pasar Madinah sekitar SAR 100–150 per kilo (≈ Rp470–705 ribu). Yang grade premium bisa jauh di atas itu. Harga sangat tergantung grade dan ukuran, dan toko di area yang ramai turis biasanya 20–30% lebih mahal. Bandingkan beberapa toko dan lihat gradenya dulu.
Parfum dan minyak wangi Arab
Brand yang sering dicari: Al Haramain, Arabian Oud, Rasasi, Ajmal, Swiss Arabian, Lattafa, dan Reef. Dari yang aku baca, botol parfum dari brand-brand ini kira-kira SAR 75–550 (≈ Rp352 ribu sampai Rp2,6 juta), tergantung brand dan ukuran. Arabian Oud bisa lebih mahal kalau bahannya oud langka. Minyak wangi atau attar botol kecil di pasar mulai sekitar SAR 10 (≈ Rp47 ribu).
Sajadah Raudhah (brand Mada)
Sajadah Raudhah dari brand Mada banyak dicari karena motifnya terinspirasi karpet Raudhah. Aku belum menemukan harga resmi dalam riyal. Sebagai patokan, versi jumbo yang tebal (14 mm) di marketplace Indonesia sekitar Rp950 ribu. Kalau di Madinah kamu dapat jauh di bawah itu, lumayan banget. Sajadah polos atau custom di pasar ada yang mulai dari sekitar SAR 5 (≈ Rp24 ribu).
Cokelat
Yang lagi populer: cokelat Dubai (isi pistachio dan kunafa) dan cokelat berisi kurma. Di pasar Madinah, beberapa toko kurma dan cokelat menjual cokelat mulai sekitar SAR 10 (≈ Rp47 ribu). Cek tanggal kedaluwarsa dan simpan jauh dari panas, karena cokelat gampang meleleh di koper.
Kacang-kacangan
Pistachio, almond, dan kacang campur dijual per kilo di toko kurma. Aku belum menemukan harga per kilo yang bisa dipercaya, jadi tanya harga per kilo dan timbang dulu sebelum beli.
Tasbih
Tasbih banyak dijual, terutama di area pasar menuju Masjid Quba. Ada yang dari kayu, batu, sampai kristal, dan harganya mengikuti bahan. Souvenir Islami kecil di beberapa pasar Madinah mulai sekitar SAR 2 (≈ Rp9 ribu).
Abaya perempuan
Di pasar Madinah, abaya sederhana mulai sekitar SAR 25–30 (≈ Rp118–141 ribu). Yang bahannya lebih bagus atau ada bordir, dari yang aku baca, sekitar SAR 70–100 (≈ Rp329–470 ribu) atau lebih.
Baju laki-laki (thobe)
Gamis atau thobe pria di pasar, dari laporan lama yang aku baca, mulai dari sekitar SAR 10 (≈ Rp47 ribu) sampai lebih dari SAR 100 (≈ Rp470 ribu). Angka ini patokan kasar, jadi tanya dan tawar dulu. Thobe berbahan bagus yang dijahit khusus jauh lebih mahal.
Soal harga
Kalau kamu beli semakin jauh dari pelataran masjid, harganya bisa lebih murah sekitar 25–40% dibanding yang di pelataran. Tapi di pelataran pun tetap ada yang murah, jadi jangan langsung beli di toko pertama. Kalau barangnya banyak, dari yang aku baca ongkos kirim ke Indonesia sekitar SAR 9 (≈ Rp42 ribu) per kilo.
Pertanyaan yang sering ditanya
Belanja oleh-oleh di mana yang paling murah?
Yang agak jauh dari pelataran masjid. Di Mekah aku ke Pasar Al-Kakiyah, di Madinah ke area menuju Masjid Quba.
Boleh nawar?
Boleh. Waktu ke Al-Kakiyah aku kayaknya dikasih harga mahal, jadi mulai dari tawaran yang rendah.